Update Pencarian Korban Sriwijaya Air, Sudah 40 Kantong Jenazah Terkumpul

Senin, 11 Januari 2021 19:49

Petugas membawa kantung jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (10/1/2021) (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengumpulkan total 40 kantong jenazah pada hari ketiga operasi penyelamatan dan pertolongan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 jurusan Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan Seribu.

“Yang tadinya 18 kantong jenazah yang sudah kita temukan, hari ini bertambah 22. Jadi total kita sudah kumpulkan 40 kantong jenazah,” ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito di dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta, Senin (11/1), dikutip dari Antara.

Bagus mengatakan operasi SAR (search and rescue) pada hari ketiga difokuskan pada evakuasi para korban kecelakaan pesawat tersebut. “Adapun tambahan material berupa dua kantong dan saat ini operasi SAR masih berlangsung di area,” kata dia.

Tonton Juga : Area Pencarian Korban dan Puing Sriwijaya Air SJ-182 Diperluas

Bagus meminta dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar proses evakuasi para korban berjalan lancar dan terkendali.

Sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Komentar