Evakuasi Korban Longsor Sumedang, Sudah 13 Orang Ditemukan

Selasa, 12 Januari 2021 14:26

Material longsor yang menimbun permukiman warga di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Foto: ANTA...

“Longsor pertama dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah labil,” jelas Raditya Djati.

Adapun hingga saat ini, Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Tanah Longsor menginformasikan proses evakuasi terkendala cuaca hujan di sekitar lokasi bencana.

Hujan yang turun tersebut sangat berpengaruh pada kondisi tanah yang mengharuskan tim gabungan berhati-hati memantau pergerakan tanah.

“Proses evakuasi sempat dihentikan sementara karena kondisi hujan. Di samping itu, jalur evakuasi melalui mobil ambulans terkendala dengak akses jalan sempit dan pergerakan orang,” ungkap Raditya.

Atas bencana tanah longsor ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor pada 9 – 29 Januari 2021.

Penetapan status ini dikeluarkan melalui SK Bupati 21/2021 tentang penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinagor, Kabupaten Sumedang.

“Dalam merespons kondisi darurat, BNPB memberikan bantuan logistik berupa masker dan makanan siap saji. Selain bantuan logistik, BNPB juga menyerahkan bantuan dana siap pakai (DSP) pada Minggu 10 Januari,” ucap Raditya Djati.

Bagikan berita ini:
6
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar