Geisz Chalifah: Kaum Sok Liberal Itu Takut Cuma dengan Film Kartun, Dodol Lu Pada

Selasa, 12 Januari 2021 19:30

Geisz Chalifah. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Aktivis sosial sekaligus Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Geisz Chalifah ikut angkat suara soal polemik film animasi yang dituding mempromosikan Islam kearab-araban.

Geisz teringat dengan film dokumenter Senyap garapan sutradara asal Amerika Serikat (AS) Joshua Oppenheimer yang dilarang beredar. Film tersebut bertema pembantaian massal pada 1965 silam di Indonesia.

Ia mengaku sempat rela mengatre demi menonton Senyap di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Bahkan dirinya ikut memprotes ketika film itu dilarang.

“Bbrp tahun lalu ada film SENYAP. Di putar tempat2 tertentu saja dan Gue antri nonton di TIM (bukan di bioskop). Film itu dilarang beredar. Dan gue protes,” ujar Geisz melalui akun Twitter @GeiszChalifah, Selasa (12/1).

Ia menuturkan, apabila ada pihak yang mempermasalahkan film tersebut alangkah baiknya memproduksi film dengan versi lain.

Lebih lanjut, ia mengaku heran dengan beberapa pihak yang kini mempermasalahkan hal serupa dan mengaitkanya terhadap film animasi.

“Kalau ga suka dgn film itu bikin aja versi lain. Skrg kaum Sok Liberal itu, takut cuma dgn FILM KARTUN. Dodol lu pada,” tambah Geisz dalam cuitannya.

Belakangan ini, film animasi Nussa garapan Visinema yang bakal tayang dalam waktu dekat menuai beragam komentar dari warganet.

Banyak warganet memuji film tersebut atas animasi serta gambar yang bagus dan berkualitas.

Komentar