Kalah di Praperadilan, Kuasa Hukum Habib Rizieq Ajukan Gugatan ke MK

BERBAJU TAHANAN: Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Syihab setelah menjalani pemeriksaan selama 14 jam sebagai tersangka di Ditreskrim Polda Metro Jaya kemarin dini hari. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tim kuasa hukum mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebut putusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menolak gugatan praperadilan kliennya sesat.

“Menyesatkan, karena sudah merubah azas hukum, dari asas hukum lex spesialis, dijadikan digabungkan dengan asas hukum generalis. Azas hukum umum itu sebenarnya diharamkan oleh ketentuan undang-undang,” ujar tim kuasa hukum Rizieq, Alamsyah Hanafiah usai sidang di PN Jaksel, Selasa (12/1/2021).

Atas dasar tersebut, tim kuasa hukum Rizieq berencana akan mengajukan uji materi atau judical review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Uji materi berkaitan dengan pelaksaan persidangan yang dikepalai oleh hakim tunggal.

“Nanti rencana saya mau mengajukan judicial review tentang yang mengadili praperadilan, yaitu hakim tunggal. Hakim tunggal ini kan semau-maunya dia saja, itu,” kata dia.

Rencananya, gugatan ke MK akan dilayangkan pekan depan. Untuk sementara waktu, Alamsyah mengatakan pihaknya masih akan mengawal pemeriksaan Rizieq dan tersangka lainnya di Polda Metro Jaya.

“JR (uji materi) mungkin tunggu kalau tidak minggu depan, karena kami mendampingi para tersangka banyak sekali di Polda,” kata Alamsyah.

Diberitakan sebelumnya, Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR