Legislator Demokrat: Pj Wali Kota Makassar Harus Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

Selasa, 12 Januari 2021 15:41

Anggota DPRD Kota Makassar Ray Suryadi Arsyad

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 produksi Sinovac. Sebelumnya Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat juga telah menetapkan Vaksin Sinovac halal dan suci.

Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama akan segera dimulai. Khusus di Sulawesi Selatan, termasuk Makassar suntik perdana akan dilaksanakan pada Kamis 14 Januari 2021.

Anggota DPRD Kota Makassar Ray Suryadi Arsyad menyambut positif program ini. Makassar sendiri mendapat alokasi vaksin tertinggi dengan 14.355 dosis. Paling banyak dibandingkan daerah lain di Sulsel.

Namun kata dia, perlu digalakkan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat akan efek dan khasiat vaksin tersebut. Sosialisasi dianggap penting guna menumbuhkan trust atau kepercayaan publik sehingga tidak ada lagi pro kontra terkait vaksin itu.

“Sosialisasi harus benar-benar masif. Karena ada berbagai macam pendapat yang beredar masyarakat khususnya di media sosial. Bahkan ada yang menganggap vaksin itu berbahaya untuk mereka. Sehingga pemerintah harus hadir memberi edukasi bahwa vaksinasi ini penting untuk menghadapi pandemi ini,” jelas Ray Suryadi saat dihubungi fajar.co.id, Selasa (12/1/2021).

Menurut Ray, Pemerintah kota Makassar juga perlu menjelaskan akan efek vaksin jenis Sinovac ini. Apakah menimbulkan efek negatif di kemudian hari. Seberapa besar khasiatnya untuk menangkal Covid-19 dan sebagainya.

Komentar