Peringatan MUI ke Presiden Jokowi Terkait Calon Kapolri

Selasa, 12 Januari 2021 22:07

Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Hingga saat ini Presiden Joko Widodo belum memutuskan satu nama yang bakal menggantikan Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri.

Padahal sebelumnya, Kompolnas telah menyerahkan lima nama kepada Presiden Jokowi untuk dipilih salah satunya. Kelima nama jenderal tersebut seluruhnya berpangkat Komjen atau bintang tiga.

Mereka adalah Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafly Amar, dan Kepala Bareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Selanjutnya, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol, Arief Sulistyanto, dan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Terkait penentuan calon orang nomor satu di Korps Bhayangkara, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Anwar Abbas ikut memberikan saran.

Anwar mengatakan hak untuk mencalonkan dan menunjuk siapa yang akan menjadi Kapolri ada di tangan presiden.

“Kita sudah tahu itu semua, dan kita harus menghormatinya,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (12/1/2021).

Hanya saja, kata Anwar, Presiden hendaknya mencalonkan dan menunjuk seseorang menjadi Kapolri tidak hanya dengan pertimbangan kedekatan, loyalitas dan profesionalitas saja, tapi harus lebih luas dari itu yaitu mana yang lebih besar maslahat dan manfaatnya bagi bangsa dan negara.

“Apalagi akhir-akhir ini seperti kita ketahui, hubungan antara pemerintah dan umat Islam agak terganggu karena ada sebagian umat Islam yang melihat bahwa di negeri ini sekarang telah terjadi kriminalisasi terhadap ulama,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
6
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar