Rudy Kecewa Kinerja Dispar, Sinergi Tak Optimal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Lambatnya pencairan dana hibah hotel dan restoran menjadi atensi Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. Ia pun menjamin akan segera ada kepastian terkait dana bantuan pusat tersebut.

Rudy menilai, terhambatnya proses pencairan lantaran sinergi yang tak berjalan baik. Koordinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar dan perhotelan serta restoran tak berjalan optimal.

“Ternyata untuk merealisasikan, itu dibutuhkan proses. Tahapan verifikasi yang mana proses itu membutuhkan sinergitas semua unsur. Terutama pihak dinas terkait dan perhotelan,” ujarnya, Senin, 11 Januari.

Rudy menerangkan proses verifikasi yang tak berjalan optimal membuat pencairan jadi tersendat. Kata dia, jika pemkot juga cukup hati-hati dalam pemanfaatan dana ini.

“Tidak mungkin dipaksakan dikeluarkan 31 Desember, dan harus dipertanggungjawabkan pada hari itu juga karena sudah tutup tahun. Jadi kita imbau agar Dispar meminta petunjuk pusat apakah dana tersebut bisa dialihkan di 2021,” ucap Rudy.

Rudy pun meminta Dispar Makassar untuk bergerak cepat. Harus ada kepastian di Januari. Apalagi sektor perhotelan cukup berimbas akibat pandemi Covid-19.

Anggaran hibah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hingga kini masih mengendap. Nilainya Rp24,4 miliar. Anggaran itu dikhususkan untuk hotel dan restoran. Sementara hibah khusus pemerintahan, Pemkot baru akan diberikan jika hibah yang ditransfer terlebih dahulu telah terserap.

  • Bagikan