Soal Tema HUT PDIP ke-48, Tengku Zul: Kebudayaan Tidak Ada Disinggung oleh Satu Sila pun di Pancasila

Ustadz Tengku Zulkarnain menyanyikan lagu barat sambil main gitar. Foto capture Youtube Fadli Zon.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) genap berumur 48 tahun. Puncak perayaan dilakukan secara virtual dari Jakarta, Minggu (10/1/2021) kemarin.

Adapun tema HUT PDIP ke-48 tahun yakni “Mewujudkan Indonesia Berkepribadian Dalam Kebudayaan”.

Ustaz Tengku Zulkarnain ikut mengomentari tema HUT partai besutan Megawati Soekarnoputri .

“Kalau pak Habiebie mengumandangkan IMTAQ dan IpTek. Ibu Mega:”Mewujudkan Kepribadian Indonesia dalam Kebudayaan”. Kenapa tidak DALAM KEIMANAN atau KETUHANAN…?,” kata Tengku Zul dikutip dari akun Twitter miliknya, Selasa (12/1/2021).

Menurut salah satu Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu, tema yang diusung PDIP tak ada dalam Pancasila.

“Kebudayaan tidak ada disinggung oleh satu Sila pun dari Pancasila… Apakah Korupsi budaya?” sebutnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebut tema HUT PDIP tersebut dilandasi atas hukum positif yang menjamin keberlangsungan kemajuan ekonomi, kesusilaan, kebudayaan dan pemerintahan yang berjalan diatas kebajikan.

“Dasar dari segala upaya itu adalah keselamatan, kebahagiaan hidup rakyat, serta tetap hidupnya kepribadian bangsa,” kata Megawati.

Menurutnya pandemi Covid-19 seakan memperlihatkan kebenaran hukum evolusi, bahwa pergantian alam atau keadaan, perubahan zaman atau masyarakat, selalu diikuti pergantian cara hidup dan penghidupan. Selalu terdapat pula sisi positif dan kemajuan dari setiap kesukaran.

“Saya menyampaikan bela sungkawa mendalam bagi para tenaga kesehatan yang wafat dalam tugas pengabdian. Mereka terus mengabdikan diri menyelamatkan rakyat. Terima kasih bagi para pengajar dan pendidik yang terus mengabdikan diri menerangi anak-anak dengan ilmu pengetahuan, meski dengan kendala teknis. Terima kasih pula bagi para petani, nelayan, pekerja di semua sektor dan UMKM yang tidak menyerah, terus berjuang menjaga ekonomi negara tetap berjalan. Doa dan perjuangan Ibu bersama kalian,” ujar Mega.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR