Calon Kapolri, IPW: Kapolri yang Mampu Wewujudkan Harapan Masyarakat, Bukan Keinginan Satu Orang

Rabu, 13 Januari 2021 09:28

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane-- jawa pos

“Sepintas terlihat sederhana tetapi permasalahan yang dihadapi Polri bukan permasalahan sederhana,” ungkapnya.

Sebab itu, kata Neta, berbagai masalah yang dihadapi harus dapat diidentifikasi kapolri baru dan jajarannya dengan tiga pendekatan, yakni what, why, dan how, sehingga strategi penyelesaian bisa tepat dan cepat.

Dalam pendekatan what, Kapolri baru dapat melihat tantangan yang akan dihadapi Polri bahwa masalah menjadi kompleks karena adanya masalah internal yang serius disamping masalah eksternal yang amat berat.

Dengan pendekatan why, bisa ditelaah kenapa hal itu terjadi dan mengapa harus cepat ditangani dengan tepat.

Sementara, dengan pendekatan how, bisa ditelaah bagaimana menghadapi tantangan yang ada dan dapat memberi jawaban kepada jajarannya kenapa masalah itu harus ditangani dengan cepat dan tepat.

Dia menjelaskan dengan ketiga pendekatan tadi, strategi apa yg harus dilakukan untuk menghadapi tantangan atau masalah akan bisa dilakukan tanpa harus melanggar HAM.

“Jangan sampai terjadi, penugasannya cuma membuntuti tetapi orang yang dibuntuti malah dieksekusi mati, sehingga terjadi masalah berkepanjangan dan ruwet,” paparnya.

Lebih lanjut Neta mengatakan masalah yang dihadapi Polri sekarang ini tidak bisa disamakan dengan era kapolri-kapolri sebelumnya. Apalagi, disamakan dengan era Kapolri Widodo Budidarmo di tahun 1974-1978.

Saat ini, ujar Neta, bangsa Indonesia sangat berat menghadapi isu ideologi, agama, radikalisme, sparatisme, dan terorisme. Artinya, sikap, perilaku, kinerja, dan strategi jajaran kepolisian jangan sampai menimbulkan masalah baru yang bisa menjadi penghambat kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Bagikan berita ini:
7
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar