Calon Kapolri, IPW: Kapolri yang Mampu Wewujudkan Harapan Masyarakat, Bukan Keinginan Satu Orang

Rabu, 13 Januari 2021 09:28

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane-- jawa pos

Sementara, dengan pendekatan how, bisa ditelaah bagaimana menghadapi tantangan yang ada dan dapat memberi jawaban kepada jajarannya kenapa masalah itu harus ditangani dengan cepat dan tepat.

Dia menjelaskan dengan ketiga pendekatan tadi, strategi apa yg harus dilakukan untuk menghadapi tantangan atau masalah akan bisa dilakukan tanpa harus melanggar HAM.

“Jangan sampai terjadi, penugasannya cuma membuntuti tetapi orang yang dibuntuti malah dieksekusi mati, sehingga terjadi masalah berkepanjangan dan ruwet,” paparnya.

Lebih lanjut Neta mengatakan masalah yang dihadapi Polri sekarang ini tidak bisa disamakan dengan era kapolri-kapolri sebelumnya. Apalagi, disamakan dengan era Kapolri Widodo Budidarmo di tahun 1974-1978.

Saat ini, ujar Neta, bangsa Indonesia sangat berat menghadapi isu ideologi, agama, radikalisme, sparatisme, dan terorisme. Artinya, sikap, perilaku, kinerja, dan strategi jajaran kepolisian jangan sampai menimbulkan masalah baru yang bisa menjadi penghambat kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Untuk itu IPW berharap, siapa pun kapolri baru yang menjadi pilihan presiden harus mampu menjawab what, why, how, dan menerapkan strategi terbaik dalam memimpin 400.000 personel Polri dan meredam isu pertentangan agama, radikalisme, sparatisme, dan terorisme.

Bagikan berita ini:
10
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar