Dorong Regenerasi, Wahab Tahir Berharap Musda Golkar Makassar Hasilkan Pemimpin Merakyat

Rabu, 13 Januari 2021 09:40

Wahab Tahir

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Musda DPD II Golkar di 24 daerah terus digenjot. Tak main-main, Taufan Pawe selaku Ketua DPD I Golkar Sulsel memberi deadline bagi para Pelaksana tugas (Plt) untuk segera digelar paling lambat bulan Februari.

Khusus Musda Golkar Makassar, sejumlah nama mulai menyeruak ke permukaan, termasuk pengurus lama seperti Ketua DPD II Golkar Makassar demisioner, Farouk M Beta (Aru) disebut sebut memiliki niat untuk maju kembali.

Sayangnya, Aru urung komentar lebih jauh apakah berniat kembali maju atau tidak. “Jangan saya yang komentar deh. Malas saya,” singkatnya mengakhiri pembicaraan, Selasa (12/1/2021).

Sementara itu, Sekretaris DPD II Golkar demisioner, Abdul Wahab Tahir menegaskan hingga saat ini tak secuil pun ada niat untuk maju sebagai calon ketua Golkar Makassar. Ia mengaku, tak sanggup lagi bila diminta full time hanya untuk membesarkan partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Kalau diminta berjuang untuk Golkar, saya masih sanggup. Tetapi, kalau ditunjuk atau mau maju mencalonkan diri sebagai ketua, saya tak bisa,” tegas Ketua Komisi D DPRD Makassar itu.

Untuk jabatan sekretaris pun demikian. Wahab mengatakan, sudah waktunya Golkar dipimpin oleh anak muda atau milenial yang punya wawasan luas serta cerdas dan merakyat.

“Sebagai senior biar saja saya di belakang layar. Yah, itupun kalau memang masih dibutuhkan di Golkar. Kalau tidak dibutuhkan? Tak apa-apa. No problem,” ujarnya.

Wahab pun kembali menegaskan, sudah 20 tahun dia mengabdi dan berkarir di Golkar dan menurutnya sudah waktunya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk maju dan menjabat ketua Golkar Makassar.

“Harus diakui, Golkar Makassar sangat terpuruk dalam beberapa tahun terakhir ini. Saatnya harus berbenah bila tak ingin seperti ini terus,” bebernya.

Ditanya siapa kiranya kaum milenial yang bisa dirangkul atau didorong menjadi ketua Golkar Makassar, Wahab bilang, siapun orangnya yang jelas harus punya track record yang bagus serta punya komitmen kuat untuk memajukan Golkar ke depannya.

“Saya hanya minta agar ketua Golkar ke depannya mesti yang bisa merangkul semua kader. Begitupula dia harus bisa merubah gaya kepemimpinan yang merakyat dan tidak melayani kelompok tertentu saja,” kuncinya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
3
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar