Duka Sriwijaya Air SJ-182, Guru dan Siswa di Jeneponto Gelar Salat Gaib

Guru dan siswa SMA Al-Bahra melaksanakan Salat Gaib terkait musibah pesawat Sriwijaya Air Sj-182. (IST)

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO – Seluruh masyarakat di Indonesia berduka atas peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182, di sekitar perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.

Kali ini, sejumlah siswa dan guru di SMA Al-Bahra, di Kampung Beru, Jalan Al-Bahra No. 1, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto menggelar salat gaib.

Pegelaran salah sunnah kali ini tetap khusyuk dilaksanakan meski di tengah pandemi COVID-19. Mereka tetap menjaga jarak, sembari memanjatkan lantunan ayat suci Alquran kepada para penumpang pesawat tersebut.

Setelah salat gaib selesai dilaksanakan, para siswa dan guru melanjutkan dengan doa bersama agar semua korban dapat segera ditemukan.

“Ini merupakan solidaritas. Sejak kemarin sudah melakukan salat gaib sebagian. Alhamdulillah kita kembali melakukan salat gaib, untuk mendoakan saudara kita yang mengalami kecelakaan. Semoga mereka diterima di sisi Allah SWT. Segala amal ibadahnya diterima,” kata Kepala Sekolah Al-Bahra, Armin, Rabu (13/1/2021).

Para guru juga mengajarkan kepada para siswa-siswanya agar turut simpati terhadap segala peristiwa di sekitar. Baik itu yang kecil mampu yang besar, seperti saat sekarang ini.

Tak hanya penumpang dan kru pesawat saja yang didoakan. Seluruh petugas yang turun ke lokasi mencari mayat para korban, didoakan agar selamat selama bertugas.

Termasuk yang melakukan penyelaman hingga ke dasar laut, mencari serpihan pesawat dan tubuh para korban.

Komentar


KONTEN BERSPONSOR