Kisah Pilu Satu Keluarga, Jenazah Istri Teridentifikasi, Suami dan Bayi Belum Ditemukan

Rabu, 13 Januari 2021 23:14

Petugas membawa kantung jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (10/1/2021) (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID — Tragedi Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di Kepulauan Seribu menyisakan cerita duka nan pilu. Satu keluarga meninggal dalam kecelakaan itu. Suami, istri, anak dan mertua, serta ponakan, menjadi korban pesawat nahas tersebut.

Satu keluarga ini terdiri dari Rizki sebagai suami. Rizki meninggal bersama istrinya Indah Halimah Putri, anaknya Arkana Nadhif Wahyudi, ibundanya Rossi Wahyuni, dan keponakannya Nabila Anjani.

Hingga Rabu (13/1/2021), yang berhasil teridentifikasi Tim DVI di RS Polri Kramat Jati, baru Indah Halimah Putri. Sementara empat anggota keluarga yang lain belum teridentifikasi Tim DVI.

Karopenmas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, identitas penumpang Sriwijaya Air Indah Halimah Putri teridentifikasi setelah terdapat kecocokan saat data ante mortem korban disandingkan dengan post-mortem.

“Ini dapat teridentifikasi dari sidik jari,” kata Rusdi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/1).

“Pertama atas nama Indah Halimah Putri, lalu yang kedua atas nama Agus Minarni,” ungkap Brigjen Rusdi.

Indah Halimah Putri masih berusia 26 tahun saat musibah ini terjadi.

Sementara itu, Ridwan Agustan Nur, ayah Indah Halimah Putri, harus kehilangan anak, menantu, cucu, dan besan dalam satu hantaman musibah Sriwijaya Air SJ182.

SEMUA seperti baik-baik saja setelah Ridwan Agustan Nur membaca SMS itu. Dari sang putri, Indah Halimah Putri, yang dikirim pada pukul 13.59 tapi baru sempat dibaca Ridwan pukul 15.00 karena ketiduran.

Komentar


VIDEO TERKINI