Mantan Ketua DPRD Dipolisikan Wabup Wajo, Polisi Bilang Begini

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Perseteruan antara mantan Ketua DPRD Wajo, Andi Asriadi dengan Wakil Bupati Wajo, Amran telah sampai ke meja polisi.

Asriadi dilaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sulsel oleh Amran, karena dianggap enggan mengembalikan sebuah mobil merk Toyota Fortuner ke Pemda Wajo.

Hal itu dikarenakan masa jabatan Asriadi sebagai wakil rakyat di Wajo telah habis. Sementara mobil yang masuk dalam aset Pemkab Wajo itu telah dilaporkan ke BPK, sementara mobil itu masih berada di tangannya.

Direskrimsus Polda Sulsel, Kombes Pol Widoni Fedri, membenarkan telah menerima laporan tersebut pagi hari tadi oleh pelapor Amran Mahmud.

Namun perwira polisi berpangkat tiga melati ini masih irit bicara, terkait laporan tersebut yang baru ia terima. Menurut dia, akan dilakukan pendalaman terkait kasus ini.

“Memang betul. (Mantan) Ketua DPRD Wajo dilapor. Ini kan baru dilaporkan. Saja juga baru dapat info dari wartawan,” katanya, Rabu (13/1/2021).

Setelah laporan diterima, pihaknya lagi-lagi belum mau bertindak yang lebih. Penyidik lebih dulu akan melakukan klarifikasi antara kedua belah pihak.

“Ini baru sampai berita. Belum tahu sampai di mana. Klarifikasi dulu. tidak langsung lidik. Harus dikerjakan dulu. Betul tidak kasusnya lalu dinaikkan ke lidik statusnya gitu,” pungkasnya.

Sebelumnya menurut Amran, Andi Asriadi dianggap enggan mengembalikan sebuah mobil dinas merk Toyota Fortuner. Padahal masa jabatannya sebagai Ketua DPRD Wajo telah berakhir.

  • Bagikan