Ribka Tjiptaning Tolak Divaksin Covid-19, Begini Reaksi Sekjend PDIP

Rabu, 13 Januari 2021 18:35

Rikba dan Hasto. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning menegaskan dirinya dan keluarga menolak disuntik vaksin Covid-19.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, mengenai Ribka Tjiptaning tersebut harus melihat pernyataan secara menyeluruh yakni kebijakan kesehatan yang seharusnya medepankan kepentingan dan keselamatan masyarakat.

“Mbak Ribka Tjptaning menegaskan agar negara tidak boleh berbisnis dengan rakyat. Jangan sampai pelayanan kepada rakyat, seperti yang tampak dari pelayanan PCR, di dalam praktik dibeda-bedakan. Bagi yang bersedia membayar tinggi, hasil PCR cepat sedangkan bagi rakyat kecil seringkali harus menunggu 3 hingga 10 hari, hasil PCR baru keluar. Komersialisasi pelayanan inilah yang dikritik oleh Ribka. Sebab pelayanan kesehatan untuk semua, dan harus kedepankan rasa kemanusiaan dan keadilan,” ujar Hasto kepada wartawan, Rabu (13/1).

Menurut Hasto, PDIP selalu mengedepankan prinsip kolektivitas-gotong royong, termasuk mendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin sebagai partai pendukung.

“Vaksin untuk rakyat sangat penting. Ini sikap PDIP. Dalam keputusan Rapat Kerja dengan Menteri Kesehatan sikap fraksi PDIP DPR RI juga mendukung. Kritik agar pelayanan publik tidak dikomersialisasikan adalah bagian dari fungsi DPR di bidang pengawasan,” katanya.

Selain itu, Hasto mengatakan pro kontra yang muncul mengenai vaksin Covid-19 ini sebaiknya pemerintah untuk gencar melakukan komunikasi dan sosialisasi ke masyarakat. Itu untuk mencegah berbagai bentuk penyesatan informasi.

Komentar