Saldo Dana Haji yang Dikelola BPKH pada 2020 Rp143,1 Triliun

Rabu, 13 Januari 2021 15:10

Kepala BPKH Anggito Abimanyu. Foto tangkapan layar zoom

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai lembaga yang bertugas mengelola keuangan haji di 2020 cemerlang. BPKH dalam tiga tahun mengelola dana haji telah berhasil membukukan peningkatan dana kelola meski berada di situasi yang tidak mudah akibat pandemi Covid-19 dan kontraksi ekonomi.

Data BPKH mencatat, saldo dana haji yang dikelola pada 2020 sebesar Rp143,1 triliun atau naik 15,08 persen.

Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp124,32 triliun. Pencapaian ini juga melebihi target dana kelolaan yang ditetapkan BPKH tahun 2020 sebesar Rp139,5 triliun.

Terkait instrumen dana kelola tahun 2020, dana yang diinvestasikan sebesar Rp99,53 triliun atau 69,6 persen dan sisanya 30,4 persen atau Rp43,53 triliun terdapat di penempatan bank syariah.

Anggito Abimanyu mengungkapkan rasa syukurnya atas pengelolaan dana haji yang melebihi target.

“Syukur alhamdulillah di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19 dan kontraksi ekonomi yang menerpa seluruh dunia termasuk Indonesia, BPKH bisa mengelola dana haji yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya,” kata Anggito Abimanyu dalam media briefing daring, Rabu (13/1).

Hal tersebut menurut Anggito juga bisa diraih karena adanya dukungan dan sinergi yang telah terbangun dengan segenap mitra pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat.

Dengan meningkatnya dana pengelolaan ini, lanjutnya, maka nilai manfaat yang diberikan kepada calon jemaah haji tunggu juga ikut bertambah yakni sebesar Rp7,46 triliun atau bertambah 2,33 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp7,29 triliun.

Komentar