Dewan Desak Izin Operasional Holywings Dicabut, Ini Respons Pj Walikota Makassar

Kamis, 14 Januari 2021 18:15

Anggota Komisi A bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemberlakuan pembatasan operasional bagi pelaku usaha oleh Pemkot Makassar tengah bergulir hingga 26 Januari 2021. Angka kasus harian Covid-19 semakin tinggi, yang merupakan akibat dari berbagai akumulasi dan efek dari maraknya kerumunan dan abai terhadap protokol kesehatan.

Anggota Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Kasrudi mendesak pemerintah kota Makassar dan Satgas Covid-19 menegakkan aturan yang telah dibuatnya. Perlu adanya tindakan hukum bagi yang melanggar tanpa pandang bulu.

Adanya temuan pelanggaran aturan pembatasan operasional yang dilakukan tempat hiburan malam (THM) Holywings Makassar 4 Club direspon keras legislator Gerindra itu.

Kasrudi menyarankan THM tersebut segera ditutup atau jika perlu izin operasionalnya dibekukan demi penegakan aturan pembatasan jam malam.

“Kalau perlu cabut izin operasionalnya. Mereka ini kan sudah tahu ada aturan jam malam, tapi tetap melanggar. Ini artinya mereka melawan hukum,” tutur Kasrudi kepada fajar.co.id, Kamis (14/1/2021).

Selain menimbulkan efek jera, Kasrudi menerangkan, penindakan itu juga menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha lain bahwa aturan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 itu tidak semata wacana belaka.

“Ini juga jadi pembelajaran bagi pengusaha lainnya. Kalau ini dibiarkan, THM lain akan menganggap aturan ini tidak ketat. Segera beri sanksi tegas,” pungkasnya.

Sementara itu Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin memastikan Holywings Club akan disanksi sesuai aturan yang berlaku.

Bagikan berita ini:
6
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar