Jangan Suka Menghina Orang Kalau Nggak Mau Dihina, Pesan yang Paling Diingat Andika

Kamis, 14 Januari 2021 21:54

Syekh Ali Jaber

FAJAR.CO.ID — Duka mendalam dirasakan umat Islam di tanah air atas wafatnya Syekh Ali Jaber. Seperti diketahui, penceramah asal Madinah ini sempat menjadi korban penusukan saat sedang berceramah di Bandar Lampung pada 13 September 2020. Penceramah yang meninggal dunia pada Kamis (14/1) di usia 44 tahun itu tidak marah atau dendam meski dirinya ditusuk.

Ia justru berusaha menenangkan suasana dengan menyempatkan diri datang ke podcast Deddy Corbuzier sehari setelah menjadi korban penusukan. Ia sengaja datang supaya kasus yang dialaminya tidak melahirkan permasalahan baru. Syekh Ali Jaber menenangkan masyarakat tidak ingin kasus yang dialaminya tersebut mendapat reaksi berlebihan dari para jamaahnya.

Insiden penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung tahun lalu membuat Andika Mahesa sebagai warga Lampung merasa malu. Mewakili warga Lampung, dia pun meminta maaf atas kejadian tak mengenakkan tersebut. “Mohon maaf, gue sebagai perwakilan masyarakat Lampung, pada saat ke Lampung sempat terjadi insiden yang kurang menyenangkan,” kata Andika Mahesa saat ditemui di bilangan Tendean Jakarta Selatan, Kamis (14/1).

Vokalis Kangen Band itu berdoa agar semua amal ibadah Syekh Ali Jaber diterima disisi Tuhan dan kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat selama ini diampuni. Andika Mahesa juga berdoa supaya Syekh Ali Jaber ditempatkan di surga. “Beliau salah satu guru yang dihormati ya khususnya di Indonesia. Ada pepatah beliau, walaupun saya lahir di Madinah saya siap mati di Indonesia,” tuturnya.

Komentar


VIDEO TERKINI