Prancis Desak Israel Batalkan Pembangunan Pemukiman di Tepi Barat

Kamis, 14 Januari 2021 10:30

Pusat karantina covid-19 di Tepi Barat dihancurkan. Foto: AA

Trump juga memindahkan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem sehingga membuat banyak warga Palestina geram.

Banyak negara menyebut aksi Israel membangun pemukiman di Tepi Barat sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. Israel membantah anggapan tersebut dan berpendapat pihaknya memiliki hak di Tepi Barat dengan mengutip catatan sejarah dan ayat di kitab suci.

Tepi Barat saat ini dihuni oleh lebih dari 440.000 warga Israel yang datang secara ilegal dan tiga juta warga Palestina, yang hidup dengan otonomi terbatas. (ant/jpnn/fajar)

Komentar