Raffi Bikin Blunder, Pesan dr Tirta untuk KSP: Stop Cari ‘Influencer’ Istana

Kamis, 14 Januari 2021 17:04

dr Tirta. (Foto Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Relawan Medis, dr Tirta Mandira Hudhi ikut angkat suara atas perbuatan Raffi Ahmad yang ikut pesta usai mengikuti vaksinasi perdana bersama Presiden Joko Widodo.

dr Tirta lewat akun media sosial Twitter miliknya mengakui sosialisasi pelaksanaan vaksin Covid-19 yang dilakukan pemerintah sudah sangat baik.

Hanya saja blunder yang dilakukan Raffi Ahmad dan beberapa publik figur lainnya membuat masalah. Terlebih Raffi menjadi perwakilan pemuda dalam vaksin perdana di Istana Negara, Rabu (13/1/2021).

“Sebenernya narasi edukasi vaksin dah bagus akhir-akhir ini. Blunder besar tindakan Raffi ini, akan panjang. Tolong kawan2, berhati2lah kalo update di medsos. Manfaatkan fitur closed friend. Apalagi jika kalian lagi nongkrong dengan tokoh penting,” kata dr Tirta, Kamis (14/1/2021).

dr Tirta mengatakan seharusnya saat memilih Raffi Ahmad sebagai orang pertama yang divaksin. Pihak istana harusnya sudah mengingatkan lebih awal, apa yang harus dilakukan dan tak boleh dilakukan.

“Ya beginilah, raffi adalah entertainer harusnya tau, mengundang dia itu pasti ada resiko dia begini. Harusnya aa raffi dibriefing dulu, kalo abis vaksin, do and donts nya. Terlihat Juru bicara istana, ga siap dengan kondisi ini,” jelas dr Tirta.

Alumni kedokteran UGM itu menyebutkan sejak dini hari dirinya sudah mendapat telepon dari salah satu staf ahli utama dari Kantor Staf Presiden (KSP).

“Saya bukan prediksi, dari jam 3 pagi, telpon berdering eSalah satu anggota staff ahli utama presiden KSP. Diskusi mengenai hal terburuk yang bisa terjadi dari kasus ini,” sebutnya.

“Ya beginilah, saya jujur kasian ama pak @jokowi, ga tau apa2, itu aa raffi juga yg ajuin adalah staff beliau,” lanjut dr Tirta menjelaskan.

Peristiwa yang sedang viral itu, kata dr Tirta harus menjadi perhatian dan pembelajaran pihak istana. Agar lebih berhati-hati lagi menggandeng publik figur dalam kampanye ke masyarakat.

“Temen-teman di Istana kayanya harus paham, edukasi bukan hanya sekedar cari awareness. Ini pelajaran berharga buat temen-temen saya yang di KSP. Stop cari “influencer” istana,” tegasnya.

Sebelumnya, Raffi Ahmad ikut hadir dalam pesta di Kafe Home Sean Gelael, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu malam (13/1/2021).

Selain dirinya, juga hadir Nagita Slavina, Gading Marten, Anya Geraldine, Uus hingga Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Sadar dirinya dibrondong kritik, Raffi Ahmad pun buru-buru mengklarifikasi dan meminta maaf atas keteledorannya melanggar protokol kesehatan.

“Terkait peristiwa tadi malam, dimana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa masker dan tanpa jaga jarak, pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak @jokowi ,Sekretariat Presiden, KPCPEN, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut,” sebut Raffi di Instagram.

“Jujur bahwa kejadian tadi malam adalah murni karena keteledoran saya, karena kesalahan saya,” akunya kemudian. (msn/fajar)

Bagikan berita ini:
3
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar