Anggaran Besar, Begini Instruksi dan Peringatan Jokowi untuk Kementerian PUPR

Jumat, 15 Januari 2021 14:47

Presiden Joko Widodo-- biro pers sekretariat presiden

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyebut Kementerian PUPR memiliki anggaran yang besar.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengharapkan, anggaran itu berdampak signifikan dan memberikan daya ungkit bagi perekonomian nasional.

Selain itu, daya ungkit tersebut juga semestinya mampu memberikan kesempatan kerja dan dampak ganda lain yang lebih luas.

Hal itu disampaikan Jokowi secara khusus lewat virtual kepada jajarannya di Kementerian PUPR pada Jumat (15/1) saat menyaksikan penandatanganan kontrak paket tender atau seleksi dini untuk anggaran 2021.

“Saya memberikan penghargaan dan apresiasi atas upaya Kementerian PUPR yang sejak Oktober 2020 telah melakukan percepatan dalam proses tender atau seleksi dini,” kata Jokowi dari Istana Kepresidenan Bogor.

Kementerian PUPR termasuk kementerian yang memperoleh alokasi anggaran yang sangat besar pada tahun ini, yakni mencapai Rp149,8 triliun. Jokowi mengharapkan anggaran tersebut dapat membuat sektor konstruksi nasional kembali bergeliat di tengah pandemi saat ini.

“Anggaran yang besar ini harus memiliki dampak yang signifikan, memberikan daya ungkit bagi ekonomi, membuat sektor konstruksi nasional bergeliat kembali,” tuturnya.

Kembali bergeliatnya sektor konstruksi pada akhirnya tidak saja memberi kesempatan kerja bagi para pekerja konstruksi. Namun juga memberikan dampak ganda seperti menggerakkan rantai pasok sektor konstruksi, industri baja, besi, alat berat, bahkan turut menggerakkan sektor informal dan usaha kecil lainnya.

Komentar


VIDEO TERKINI