Realisasi Belanja Kementerian/Lembaga Tahun 2020 di KPPN Makassar II Capai 96%

Jumat, 15 Januari 2021 20:26

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– KPPN Makassar II pada tahun 2020 mengelola dana APBN sebesar Rp8,14 triliun. Dari alokasi dana tersebut, sebesar Rp4,34 triliun merupakan anggaran belanja Kementerian/ Lembaga dan Rp2,76 triliun merupakan alokasi dana Trasfer Ke Daerah dan Dana Desa. Sisanya merupakan alokasi dana berupa pagu belanja Badan Layanan Umum senilai Rp1,03 triliun.

Sampai dengan akhir tahun 2020, realisasi Belanja Kementerian/ Lembaga mencapai 96%, masing-masing terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp2,35 triliun, Belanja Barang Rp1,24 triliun, Belanja Modal Rp567,2 milyar dan Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp43,4 milyar.  Sedangkan realisasi yang berasal dari alokasi sumber dana Badan Layanan Umum, secara keseluruhan pada tahun 2020 mencapai  793 milyar dari total alokasi sekitar Rp1.03 triliun.

Sementara itu, untuk Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa melalui KPPN Makassar II telah disalurkan  Rp2,7 trilliun atau sekitar 97,06% dari alokasi pagu Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun anggaran 2020. Dana TKDD yang disalurkan tersebut terdiri atas DAK Fisik, Dana Desa dan Dana BOS. DAK Fisik telah disalurkan sebesar 553,81 Milyar (96,17%) dari Pagu total sebesar 575,87 Milyar untuk Pemda Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar. Dana Desa telah disalurkan sebesar 230 Milyar (100%) kepada 121 Desa di Kabupaten Gowa dan 76 Desa di Kabupaten Takalar. Dana BOS, baik Reguler, Afirmasi dan Kinerja dengan total 1,9 Triliun telah disalurkan kepada 9.097 sekolah penerima BOS di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

Penyaluran anggaran belanja kementerian/ lembaga dan transfer ke daerah melalui KPPN Makassar II merupakan bagian dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional akibat pandemi COVID-19. Sebagaimana disampaikan Adi Setiawan, Kepala KPPN Makassar II, di tengah kondisi Pandemi Covid19, pihaknya tetap berusaha maksimal untuk dapat menyediakan layanan pencairan dan pertanggungjawaban APBN, termasuk juga penyaluran Transfer ke Daerah.

“Layanan daring yang diupayakan selama masa pandemi Covid-19, dirasa efektif dan mendapat dukungan yang baik dari segenap mitra kerja”, tuturnya pula.

Di masa pandemi Covid-19, layanan daring KPPN Makassar II dapat terselenggara dengan dukungan teknologi informasi yang memadai, aplikasi berbasis web dan big data antara lain SPAN, SAKTI, e-SPM dan kerjasama dengan mitra pemerintah daerah dan mitra perbankan. Pada kesempatan yang sama Kepala KPPN Makassar II menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi dengan para stakeholders untuk kelancaran layanan selama tahun 2020.

“Kami berharap sinergi yang baik selama tahun 2020 dapat terus ditingkatkan untuk mewujudkan program-program pemerintah sebagaimana direncanakan dalam APBN Tahun 2021”, kata Adi Setiawan. (rls)

Komentar