189 Korban Luka Berat Gempa Sulbar Kini Dirawat di RS Darurat

Sabtu, 16 Januari 2021 15:28

Kondisi pengungsi gempa Sulbar. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAMUJU– Pascagempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1), sebanyak 189 orang di Kabupaten Mamuju mengalami luka berat dan dirawat.

Data ini didapat dari Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hari ini (16/1) pukul 02.00 WIB.

Sedangkan di Kabupaten Majene, dilaporkan sebanyak 637 orang mengalami luka ringan dan mendapatkan penanganan rawat jalan serta kurang lebih 15.000 orang mengungsi di 10 titik pengungsian.

Saat ini, pasien yang dirawat di rumah sakit terdampak juga telah dievakuasi sementara ke RS Darurat Lapangan. Sebagian yang butuh penanganan serius dirujuk ke Makassar.

Adapun korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai 42 orang, dengan rincian 34 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majane.

Disampaikan melalui keterangan tertulis di laman BNPB, BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar masih melakukan pendataan dan mendirikan tempat pengungsian.

Selain itu, BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar juga terus berkoordinasi dengan TNI – Polri, Basarnas, relawan dan instansi terkait dalam upaya pencarian para korban terdampak gempa tersebut.

Dilaporkan juga, Kabupaten Majene masih dilakukan proses perbaikan arus listrik sehingga seluruh wilayah masih dalam keadaan padam. Sedangkan sebagian wilayah di Kabupaten Mamuju sudah dapat dialiri listrik dan sebagian lainnya masih mengalami gangguan.

Komentar