Dipecat dari Ketua KPU, Ini Pembelaan Diri Arief Budiman

Sabtu, 16 Januari 2021 09:30

Arief Budiman

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Arief Budiman dipecat sebagai Ketua KPU RI oleh DKPP. Meski begitu, Arief Budiman tetap berada di KPU dengan jabatan komisioner atau anggota biasa.Nah?

Arief Budiman pun membantah seluruh anggapan yang lahir di dalam putusan sidang dugaan pelanggaran kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Arief mengatakan, ada dua pokok perkara menyangkut pelanggaran kode etik yang diputuskan DKPP untuk menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap dirinya.

Pertama, karena Arief hadir bersama rekannya, Evi Novida Ginting Manik, saat proses pengajuan gugatan hukum ke PTUN terhadap Keputusan Presiden 34/P 2020 tentang pemecatan Komisioner KPU, yang terjadi pada 17 april 2020.

Kedua, Arief dianggap melanggar kode etik menyalahgunakan wewenangnya sebagai Ketua KPU karena mengaktifkan kembali Evi Novida Ginting Manik sebagai Komisioner KPU dengan mengeluarkan surat KPU Nomor 665/SDM.13.SD/05/KPU/VIII/2020 tanggal 18 Agustus 2020.

Dalam hal pokok perkara pertama, Arief menceritakan kronologi yang dia alami soal kejadian di PTUN itu.

Di mana, dia menegaskan tidak menemani Evi mendaftarkan perkara hukum ke PTUN.

Tapi, hanya sekedar mampir menemui rekannya yang tengah berjuang mencari keadilan melalui jalur hukum yang sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Bahwa pendataan gugatan itu dilakukan oleh Bu Evi dan kuasa hukumnya melalui online atau sistem e-Court, dan itu dilakukan pada sekitar pukul 07.30 pagi,” kata Arief dalam jumpa pers virtual di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/1).

Bagikan berita ini:
9
10
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar