Chelsea Menang Tipis Lawan 10 Pemain, Lampard: Fulham Bikin Repot

Minggu, 17 Januari 2021 10:57

Mason Mount jadi pahlawan Chelsea/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Derbi London antara Fulham kontra Chelsea dimenangi tim tamu. Walau demikian, Chelsea harus bersusah payah untuk unggul 1-0 meski Fulham sudah bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.

Manajer Chelsea Frank Lampard, berbicara kepada Sky Sports secara terbuka mengakui ini laga berat. Namun, legenda The Blues itu menegaskan kepuasannya bisa kembali meraih hasil bagus di Premier League.

“Tentu saja rasanya menyenangkan mendapatkan kemenangan, tidak mudah dengan performa liga baru-baru ini. Fulham mempersulitnya. Kami memulai permainan dengan baik, menguasai banyak bola, tidak mudah melawan 10 orang. Kami terus melaju dan kami mendapatkan apa yang pantas kami dapatkan malam ini,” jelas Lampard di BBC Live.

Mengenai kesulitan bermain 10 orang, Lampard menjelaskan, “Ini adalah tekanan untuk memindahkan bola, memukul sisi sayap, membukanya, membuat mereka berlari dan menciptakan peluang. Kami melakukan itu. Hanya karena bentuk saat ini, ini sedikit lebih sulit, kepercayaan diri tidak cukup di sana. Tapi kami menang jadi saya sangat senang.”

Lampard mengklaim sejak awal yakin menang. “Saya percaya pada kualitas para pemain. Ada perasaan kami akan mendapat gol, karena tekanannya konstan. Itu tentang tetap sabar dengan umpan kami dan saya pikir kami melakukannya,” beber Lampard.

Secara khusus, Lampard memuji Mason Mount yang mencetak satu-satunya gol di laga ini pada pertengahan babak kedua. “Mason berada dalam peran yang lebih dalam tetapi masih bisa main bagus. Dia perlu mencetak lebih banyak gol, dia tahu itu, tetapi kualitas dan sikapnya brilian,” tandasnya.

Pelatih Fulham Scott Parker berbicara kepada MOTD BBC sementara itu menegaskan timnya bermain bagus sejak babak pertama. Ia bahkan mengklaim harusnya bisa unggul. “Itu adalah kesempatan besar bagi Cavaleiro – itu harus masuk,” ujarnya.

Tentang kartu merah Antonee Robinson, ia mengaku tidak melihatnya. “Saya pikir secara defensif kami fantastis. Di babak kedua, kami mencoba untuk bertahan tetapi ternyata tidak terjadi. Tapi saya hanya mengagumi tim saya – mereka luar biasa bagi seorang pria,” kata eks pemain Chelsea tersebut. (amr)

Komentar