Evakuasi Korban Gempa Majene, Basarnas Kekurangan Alat Berat

Minggu, 17 Januari 2021 18:55

Kepala Basarnas Mamuju, Aidar -- fajar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Proses evakuasi di setiap titik yang terdampak gempa di Kabupaten Mamuju masih berlangsung hingga hari ini, Minggu (17/1/2021).

Sebanyak 150 lebih petugas dikerahkan dalam misi evakuasi kali ini. Sayangnya, proses evakuasi dibutuhkan alat berat untuk mengangkat material seperti tembok saat mencari korban yang kemungkinan tertimbun oleh runtuhan tembok.

“Kami kekurangan alat berat. Karena di dalam reruntuhan, kita ingin evakuasi korban di gedung tinggi ini seperti kantor Gubernur itu kemarin sangat alot. Karena banyak tembok yang terbuat dari beton,” kata Kepala Basarnas Mamuju, Aidar kepada wartawan.

“Laporan yang terakhir sampai hari ini belum ada (korban hilang). Dari awal kami hanya menerima enam titik (terdampak gempa) dan itu sudah kita lakukan penyisiran,” sambung dia.

Pantauan di posko utama, sudah ada beberapa alat berat yang telah tiba. Namun itu masih dianggap kurang untuk mengevakuasi dan mencari para korban yang diperkirakan masih tertimbun reruntuhan.

Namun sampai dengan hari ini, lanjut dia, korban yang meninggal dunia sudah mencapai 50 orang dan diperkirakan akan bertambah.

“Itu masih kita lengkapi data-datanya,” pungkas dia. (Ishak/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI