Satgas Covid-19: Ada yang Mengatakan setelah Vaksin akan Lumpuh, bahkan Ada yang Bilang Alat Vital Ukuran Bertambah

Minggu, 17 Januari 2021 19:30

Presiden Joko Widodo menjalani vaksinasi covid-19 tahap pertama-- Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Guna meyakinkan masyarakat yang sebagian mengalami kebingungan akibat simpang siur informasi yang beredar mengenai vaksinasi Covid-19, para pejabat pemerintah, pemuka agama, pemuka masyarakat, dan selebritas dimasukkan dalam deretan penerima pertama vaksin. Jasman termasuk dalam kelompok orang yang pertama divaksin di Sumatera Barat. ’’Yakinlah, pemerintah tidak akan mungkin mencelakakan masyarakat. Kalau soal status halal, MUI sudah menyatakan halal, dan saya ikut ulama,’’ tegasnya.

Cara Kerja Vaksin

Menurut informasi yang disiarkan di laman resmi Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat, tipe vaksin yang berbeda bekerja dengan cara yang berbeda dalam memberikan perlindungan.

Kendati demikian, vaksin-vaksin tersebut membuat tubuh memiliki suplai sel memori berupa sel limfosit T dan sel limfosit B yang mengingat cara untuk melawan virus tersebut.

’’Pada fase awal, ketika vaksin masuk ke tubuh manusia, antibodi akan terbentuk dan bertahan selama empat sampai enam bulan namun sel memori sebagai pengingat akan tetap ada,’’ kata ahli kedokteran Universitas Andalas Dr Andani Eka Putra.

Butuh beberapa pekan bagi tubuh untuk menghasilkan sel limfosit T dan sel limfosit B, karenanya ada kemungkinan orang bisa terinfeksi virus beberapa saat sebelum atau sesudah vaksinasi dan kemudian sakit karena vaksin tidak punya cukup waktu untuk memberikan perlindungan.

Andani, yang menjabat sebagai Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, mengemukakan bahwa vaksinasi merupakan bagian dari upaya penanggulangan Covid-19.

Komentar