2 Pejuang Kesehatan Meninggal, Ade Yasin: Mari Kita Doakan

Senin, 18 Januari 2021 09:21

Bupati Bogor Ade Yasin. Foto: Ricardo/JPNN

FAJAR.CO.ID, CIBINONG – Seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang dan satu petugas di bidang Tata Usaha (TU) Puskesmas Megamendung, Kabupaten Bogor, meninggal dunia akibat terpapar COVID-19, Minggu (17/1).

Bupati Bogor Ade Yasin menyampaikan dukacita atas meninggalnya dua petugas layanan kesehatan di daerah yang dipimpinnya itu.

“Saya atas nama pribadi dan mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dua orang pejuang kesehatan tersebut,” ungkapnya di Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

“Mari kita doakan agar keduanya husnul katimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

Ade Yasin mengajak masyarakat Kabupaten Bogor agar lebih jetat menerapkan protokol kesehatan standar pencegahan penularan COVID-19 dengan 5M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, serta Membatasi Mobilitas dan Interaksi).

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan rasa simpati terhadap tenaga kesehatan yang tengah berjuang siang dan malam berjibaku bertarung melawan COVID-19 demi memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien,” tuturnya.

Sebelumnya, sudah ada lima tenaga kesehatan yang juga wafat karena terpapar COVID-19, yaitu dokter fungsional di Puskesmas Leuwinutug Kecamatan Citeureup, Kepala Puskesmas Banjarsari Kecamatan Ciawi, Perawat di Puskesmas Pasir Angin Cileungsi, Perawat RSUD Ciawi, serta Perawat di RS Sentra Medika Cibinong. (ant/jpnn/fajar)

Komentar