Evakuasi Sriwijaya Air, Tim SAR Fokus Cari CVR

Senin, 18 Januari 2021 11:36

Kotak hitam (black box) FDR pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 Jakarta - Pontianak diperlihatkan di De...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tim search and rescue (SAR) melanjutkan pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1) lalu. Fokus evakuasi pada hari kesepuluh ini memaksimalkan upaya pencarian korban dan cockpit voice recorder (CVR).

“Penyelam kita jumlahnya cukup banyak, itu bisa lebih fokus ke sektor yang kita harapkan di situ ditemukan tiga unsur tadi ya, yang pertama kita tetap mengutamakan untuk mencari bagian tubuh korban, serpihan, kemudian yang tidak kalah penting adalah CVR ya,” kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/1).

Rasman tak memungkiri, proses evakuasi pada hari kesepuluh ini cuaca di Jakarta kurang bersahabat. Hal ini pun bisa berdampak pada gelombang laut di perairan Kepulauan Seribu.

Terkait waktu evakuasi, sambung Rasman, pada Senin (18/1) hari ini, tepat tiga hari perpanjangan proses evakuasi. Setelah sebelumnya dilakukan proses evakuasi selama tujuh hari. Karena itu, perpanjangn atau tidaknya akan dievaluasi.

“Hari ini hari terakhir, apakah hari ini diperpanjang atau tidak, mari kita menunggu keputusan dari pemimpin,” ungkap Rasman.

Rasman mengungkapkan, terkait hasil sembilan hari proses evakuasi telah berhasil mengumpulkan 308 kantong jenazah. Sehingga diharapkan mampu menemukan 62 korban yang berada di dalam kabin pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

Komentar


VIDEO TERKINI