Keluarga Laskar FPI Gugat Polda Metro Jaya, Ini Alasannya

Senin, 18 Januari 2021 12:07

VERSI POLISI: Adegan rekonstruksi penembakan laskar FPI di tol Jakarta-Cikampek. Empat laskar FPI disebut hendak merebut...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keluarga M. Suci Khadavi Putra, laskar FPI (Front Pembela Islam) yang tewas ditembak aparat kepolisian di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Kali ini, gugatan tersebut berkaitan dengan penangkapan tidak sah oleh pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya. Gugatan tersebut teregister dalam nomor 158/Pid.Pra/2020/PN.JKT.SEL tertanggal 30 Desember 2020.

Dalam hal ini, pihak tergugat atau termohon adalah NKRI cq Pemerintah Negara RI cq Kepala Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya. Tim kuasa hukum keluarga Khadavi, Rudy Marjono membenarkan terkait gugatan tersebut. Dia menyebutkan bahwa sidang perdana gugatan berlangsung hari ini sekitar pukul 09.00 WIB.

“Iya, kami juga layangkan gugatan terkait penangkapan tidak sah terhadap almarhum Khadavi. Rencana, sidang perdana hari ini Jam 9-10 WIB pagi,” ungkap Rudy dalam pesan singkat, Senin (18/1) pagi sebelum sidang.

Namun demikian, hingga Pukul 10.44 WIB sidang perdana ini belum dimulai di PN Jaksel.

Sebelumnya, keluarga M. Suci Khadavi Putra juga mengajukan gugatan praperadilan berkaitan dengan penyitaan barang pribadi milik Khadavi yang disita oleh kepolisian.

Gugatan praperadilan itu teregister dengan nomor 154/Pid.Pra/2020/PN.JKT.SEL pada 28 Desember 2020. Sidang perdana gugatan terkait penyitaan barang milik Khadavi telah berlangsung pada Senin (11/1) lalu.

Komentar


VIDEO TERKINI