Penyebab Banjir, Ini Analisa dan Kabar tak Mengenakkan untuk Warga Kalimatan Selatan

Senin, 18 Januari 2021 12:09

Warga melintasi banjir yang menggenangi kawasan padat penduduk di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (15/1/2021...

“Kalau kita babat hutan, yang terparah tanah-tanahnya ikut hancur dan pada saat hujan airnya tidak terserap dan tidak tertahan di hutan,” jelasnya.

Ia mengungkap, hujan lebat yang terjadi beberapa waktu terakhit di Kalimantan Selatan, sagat ia rasakan sekali dampakna di Muara Teweh.

“Air tersebut tidak tertahankan, langsung ke sungai-sungai, meluap dan terjadilah banjir bandang yang kita lihat sekarang di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Kondisi ini masih ditambah denan menumpuknya sampah di sungai.

Akan tetapi, kondisi ini tidak bisa disamakan dengan banjir di Jakarta yang menurutnya lebih karena tumpukan sampah.

“Mungkin sampah di kota seperti Jakarta kalau selokan semua pada tertutup oleh sampah jelas bisa mengakibatkan banjir,” katanya.

Namun di Kalsel, sambungnya, curah hujan yang tinggi menambah debit air lalu memicu banjir.

Ia memprediksi, jika deforestasi masif masih terus dilanjutkan, maka bukan tidak mungkin banjir serupa akan kembali terjadi dan terus terulang.

Malah, sangat mungkin juga banjir mendatang bisa semakin parah ketimbang saat ini.

“Kenapa? karena adanya perubahan iklim, pemanasan global, ada fenomena alam yang intensitasnya menjadi jauh lebih intens daripada sebelumnya dan ini juga diperparah oleh aktivitas manusia,” tegasnya.

Hal lain yang juga memperparah adalah munculnya fenomena El Nino dengan intensitas hujan yang lebih lebat dari sebelumnya.

Komentar


VIDEO TERKINI