Prof Idrus: Korban Bencana Sulbar Sangat Membutuhkan Bantuan Medis

Senin, 18 Januari 2021 14:29

Bantuan Medis

Bencana Sulbar , Bantuan Medis,

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Menyusul gempa bumi dahsyat yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Barat pada tanggal 14 dan 15 Januari 2021, Unhas bersama Palang Merah Indonesia (PMI) serta beberapa stake holder lain menurunkan Tim Medis Siaga Bencana ke Mamuju dan Majene. Tim pendahuluan diturunkan pada tanggal 14 Januari 2021, menyusul tim kedua yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Idrus Paturusi, Sp.BO, Sabtu, 16 Januari 2021.

Selain mempersiapkan bantuan kesehatan dan pengobatan korban bencana, Tim Medis Siaga Bencana juga membawa bantuan bahan pokok dan alat kesehatan sebanyak 2 ton, termasuk darah dari PMI, bantuan logistik PT. Semen Tonasa dan Gerakan Masyarakat Peduli Anak dan Remaja Indonesia (Gempari), serta Alat Pelindung Diri (APD) dari Tim Satgas Covid-19 Unhas.

Melalui wawancara pada Senin (18/1), Prof. Idrus menjelaskan bahwa setelah tiba di lokasi, dirinya dan Tim Siaga Bencana dari Makassar langsung meninjau Rumah Sakit Umum Daerah. Kondisi Rumah Sakit relatif besar, namun kondisinya rusat di beberapa tempat. Tim Medis Siaga Bencana mempersiapkan kemungkinan melakukan operasi dan pengobatan pasien korban bencana. Banyak pasien yang mengalami patah tulang yang perlu penanganan mendesak. Tim medis dari Makassar juga membawa peralatan medis, termasuk genset untuk suplai listrik.

“Dalam dua hari, saya dan tim telah mengoperasi 24 pasien patah tulang. Hari ini rencananya ada 6 pasien lagi. Bangunan Rumah Sakit memang besar, tapi kondisinya sangat terbatas. Akibatnya, kami menempatkan pasien paska operasi di lobby dan loring Rumah Sakit. Alhamdulillah, hari ini Rumah Sakit terapung KRI Dr. Suharso telah merapat, dan rencananya sebagian pasien akan kita pindahkan ke kapal,” kata Prof. Idrus.

Komentar


VIDEO TERKINI