Selain Makanan, Pengungsi Gempa Butuh Masker dan Hand Sanitizer

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Pandemi Covid-19 belum usai. Virus yang satu ini tidak kenal momen meski saat gempa sekali mengguncang Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Di wilayah berjuluk Bumi Manakarra ini, kebutuhan masker dan alat pencuci tangan atau hand sanitizer dianggap sangat mendesak setelah makanan pokok.

Utamanya bagi pengungsi mandiri yang berada di sepanjang Jalan Sese. mendesak pemerintah agar memenuhi kebutuhan tersebut di masa pandemi itu.

Seluruh pengungsi di sana kebanyakan tidak menggunakan masker. Hanya sebagian kecil dari mereka yang memakai alat pelindung diri itu. Maskernya miliknya pun mesti diganti ke yang baru.

“Kami butuh masker pak. Belum ada sejak awal kejadian (gempa). Alat pencuci tangan pun tidak ada. Saya ada enam orang di sini (dalam satu tenda),” kata pengungsi, Hajis, 45 tahun, Senin (18/1/2021).

Kebutuhan beras dan makanan pokok lainnya juga dibutuhkan. Mereka tahu, semua itu ada di posko utama. Tepatnya di kantor Gubernur Sulbar.

Hanya saja, jarak antara tempat pengungsiannya itu sangat jauh. Bahkan ada pula yang mesti menempuh perjalanan lebih dari 5 kilometer, di sepanjang Jalan Sese.

“Jauh sekali kalau ke sana. Nanti ada gempa susulan lagi seperti tadi siang,” tambahnya.

Kata dia, beberapa kendaraan yang membawa logistik lewat di depan tempat pengungsiannya. Namun tak ada satu pun yang singgah, memberikan sembako bagi para pengungsi mandiri ini.

  • Bagikan