Gugatan QNB Ditolak, PT Semen Bosowa Batal Membayar Rp7,1 Triliun

Selasa, 19 Januari 2021 19:58

Ilustrasi PT Semen Bosowa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengadilan Negeri Makassar menolak gugatan Qatar Nastional Bank (QNB) Cabang Singapura kepada PT Semen Bosowa, terkait permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Hal ini berdasarkan putusan persidangan di Pengadilan Negeri Makassar, yang dipimpin Ketua Mejalis Hakim, Harto

“Saya bersama pak Agus sebagai kuasa dari termohon PKPU, dalam perkara kepailitan, yang mana pihak QNB menggugat kepailitan terhadap bosowa grup, PT Semen bosowa dengan nilai Rp 7,1 triliun. Setelah persidangan berjalan kurang lebih 8 kali, tadi sudah diputuskan bahwa gugatan QNB itu ditolak,” ujar Kuasa Hukum PT Semen Bosowa Yusuf Ganco, Selasa (18/1/2021).

Menurut Yusuf, ada 3 alasan hakim menolak gugatan QNB, pertama karena kompetensi mengadili seharusnya bukan di Makassar, namun di Singapura.

Kedua nilai yang digugat, dengan utang yang ada berbeda, karena pihak PT Semen Bosowa sudah melakukan pembayaran.

“Itulah alasan pertimbangan hukum oleh ketua majelis, sehingga gugatan QNB ditolak, artinya tidak benar apa yang dituduhkan QNB terhadap PT Semen Bosowa untuk mempailitkan,” jelasnya.

Terkait adanya potensi upaya hukum lanjutan yang akan dilakukan QNB, ia mempersilakan hal itu.

“Ini final, tapi kalau ada upaya hukum lanjutan dari QNB, seperti mau melaporkan di Singapura, silahkan,” tegasnya.

“Intinya PT Semen Bosowa itu tidak berhutang Rp 7,1 triliun seperti yang dituduhkan, karena sudah ada pembayaran yang sudah dijadikan garis oleh majelis hakim,” tutupnya.

Komentar