Hanya Gara-gara Makan, Dua Sekawan Baku Hantam

Selasa, 19 Januari 2021 10:43

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MANADO – Seorang pria bernama Farly Tambun, 24 tahun kini harus mendekam di sel tahanan Polres Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Dia telah menganiaya teman prianya bernama Vernah Laoh, 34 tahun dengan sebilah parang, hingga mengalami luka terbuka di kepala dan meninggal dunia.

Peristiwa pertumpahan darah itu terjadi di salah satu bengkel di Desa Tenga, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Minggu (17/1/2021) pukul 11.30 Wita.

“Pelaku Ferly ditembak di betis kaki sebelah kiri satu kali, dan dua tembakan di kaki kanan karena berusaha melarikan diri saat ditangkap,” kata Kasubdit Krimum IV, Kompol Suprianto, Selasa (19/1/2021).

Berawal saat korban Verna sedang makan di bengkel tersebut dalam keadaan gelap gulita. Lalu ia meminta tolong kepada pelaku Farly untuk menerangi makannya menggunakan senter ponsel.

Namun karena senter tersebut kerap mati saat dipakai, korban justru emosi yang memukul pelaku. Setelah itu, pelaku mengambil sebilah parang dan menebas kepala Verna hingga tewas.

“Korban ditebas sebanyak tiga kali oleh pelaku. Ia sempat dirawat di rumah sakit. Namun sayang, dia meninggal dunia,” jelasnya.

Berselang beberapa jam pasca kejadian, aparat dari Resmob Minahasa Selatan bersenjata lengkap langsung mengejar pelaku di salah satu rumah di Kecamatan Tondano Timur dan langsung menyergap pelaku.

Komentar