Korban Gempa Dijanji Dana Rehab Rp50 Juta, To’pe Bandingkan dengan Bantuan Rumah untuk Gelandangan

Selasa, 19 Januari 2021 19:01

Presiden Jokowi berbincang dengan salah satu korban gempa Sulbar. (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah berjanji akan memberikan bantuan rehabilitasi hunian bagi korban gempa yang rumahnya rusak di Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengunjungi korban gempa berkekuatan 6,2 magnitudo di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021).

Adapun besaran dana stimulan tersebut masing-masing adalah Rp50 juta rupiah untuk rumah rusak berat, Rp25 juta rupiah untuk rumah rusak sedang, dan Rp10 juta rupiah untuk rumah rusak ringan.

“Kita harapkan dengan bantuan dari pemerintah pusat, pemulihan kembali, baik rumah-rumah yang roboh maupun pemulihan ekonomi dan pemulihan pelayanan di pemerintahan juga akan kembali normal,” kata Jokowi.

Hanya saja jumlah bantuan pemerintah itu dinilai kurang oleh politikus Partai Demokrat, Taufik Rendusara. Dia bahkan membandingkan dengan janji Menteri Sosial Tri Rismaharini (Bu Risma) untuk membangunkan rumah gelandangan yang ditemui di Jakarta.

“Adapun besaran dana stimulan tersebut masing2 Rp50 juta rupiah utk rumah rusak berat, Rp25 juta rupiah utk rumah rusak sedang, dan Rp10 juta rupiah utk rumah rusak ringan. Pakde @jokowi gelandangan aja dibikin rumah sama ibu Mensos. Masa ini cuma dibantu 10 s/d 50 juta?” kata politisi yang akrab disapa To’pe ini, Selasa (19/1/2021).

Tak sampai di situ, To’pe juga menanyakan janji serupa pemerintah atas korban gempa di Lombok (NTB) dan Palu (Sulawesi Tengah).

Komentar