Mendagri Bilang, Banyak Negara Puji Indonesia Sukses Luar Biasa Helat Pilkada

Selasa, 19 Januari 2021 19:28

Tito Karnavian

FAJAR.CO.ID — Angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2020 di Indonesia mencapai 76,09 persen. Menurut Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, angka yang mendekati target 77,5 persen itu melampaui partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2015 di daerah yang pada 2020 ini menggelar pemilihan kepala daerah lagi.

“Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah mencapai 76,09 persen, naik 7,03 persen dari pemilihan 2015 dengan jumlah 269 daerah yaitu 69,06 persen,” kata Tito saat rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/1).

Mantan Kapolri itu memerinci untuk pilkada serentak tingkat provinsi yang digelar di sembilah daerah, angka partisipasi pemilihnya mencapai 68,67 persen. Daerah dengan partisipasi tertinggi ialah Sulawesi Utara, kemudian diikuti Bengkulu, serta Kalimantan Utara.

Ada pun, provinsi dengan tingkat partisipasi pemilih rendah ialah Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan. Untuk pilkada bupati yang digelar di 224 kabupaten, kata Tito, angka partisipasi pemilihnya mencapai 77,52 persen.

Adapun untuk pemilihan wali kota di 37 daerah, angka partisipasi pemilihnya ialah 69,04 persen.

“Ini relatif cukup baik,” tegas Tito. Lebih lanjut Tito menegaskan bahwa angka partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 merupakan salah satu keberhasilan Indonesia.

Peraih gelar master bidang studi kepolisian dari Universitas Exeter, Inggris itu lantas membandingkan tingkat partisipasi pemilih Pilkada Serentak 2020 dengan pencoblos di Pemilu Amerika Serikat (AS) 2020.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI