Preview Leicester vs Chelsea: Satu Guru

Selasa, 19 Januari 2021 16:19

Chelsea/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LEICESTER—Leicester City membidik puncak klasemen saat menjamu Chelsea di King Power Stadium, dini hari nanti. Bakal jadi duel sengit mengingat kedua manajer memiliki guru taktik sama.

Brendan Rodgers dan Frank Lampard sama-sama merupakan murid Jose Mourinho. Rodgers yang saat ini melatih Leicester merupakan pemimpin di Akademi Chelsea pada 2004 ketika Mourinho menjadi manajer Chelsea.

Setelah dipekerjakan sebagai pemimpin akademi, Mourinho kemudian meminta Rodgers menemaninya di bangku pemain sebagai asisten pelatih. Pada saat bersamaan, Lampard yang kini menukangi Chelsea menjadi pemain The Blues.

Meski satu guru, pengalaman Rodgers yang saat ini berusia 47 tahun jelas jauh di atas Lampard. Itu karena sebelum menjadi juru taktik The Foxes, pelatih asal Irlandia Utara itu sudah menukangi Celtic, Liverpool, Swansea City, Watford, dan Reading.

Sebaliknya, Lampard yang lima tahun lebih muda dari Rodgers baru muncul di Premier League musim lalu. Sebelumnya, top skor sepanjang masa Chelsea tersebut hanya menjadi pelatih tim muda Chelsea dan klub Championship, Derby.

Tapi Rodgers jelas tidak bisa meremehkan kemampuan Lampard dalam meracik strategi. Dalam debutnya di Premier League, musim lalu, Lampard mampu membawa Chelsea finis di empat besar dan meraih tiket Liga Champions.

Musim ini, Lampard juga tetap bisa menunjukkan daya saing Chelsea. Meski masih di peringkat ketujuh klasemen, The Blues hanya terpaut lima angka dari zona Liga Champions. Dan berbekal kemenangan dalam laga derbi London kontra Fulham, Lampard siap meladeni Rodgers di King Power Stadium.

“Kami kembali ke jalur yang benar di liga, tetapi itu hanya penting jika kami melanjutkan langkah itu selama bulan ini karena kami akan menghadapi beberapa pertandingan besar. Saya (kini) memikirkan Leicester, saya harus melihat bagaimana para pemain bereaksi,” tegas Lampard di situs resmi Chelsea.

Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta mengatakan kemenangan atas Fulham hanyalah awal dari kembalinya Chelsea ke performa terbaiknya dan menggarisbawahi pentingnya melanjutkan ini melawan Leicester City. “Kami harus mulai memenangkan lebih banyak pertandingan,” tegasnya.

Demi mewujudkan misi itu, bek kanan Spanyol itu berharap perbaikan performa. Apalagi menurutnya Leicester yang saat ini berada di posisi ketiga klasemen akan menjadi lawan berat bagi timnya.

“Kami masih harus meningkatkan diri. Setiap pertandingan sangat penting. Kami harus terus menang dan harus pulih dengan baik. Kami akan menjalani ujian besar-besaran melawan Leicester dan kami harus siap untuk itu karena ini akan menjadi ujian yang sulit lagi,” jelas Azpilicueta.

Kubu Leicester bersama sang pelatih pastinya juga tidak mau dipermalukan Chelsea.  Berbekal kemenangan 2-0 atas Southampton, mereka pun sangat siap menyambut The Blues. “Anda harus berjuang untuk setiap hasil,” kata Rodgers di BBC Live.

Untuk pertandingan ini, Rodgers berharap anak asuhnya bisa lebih agresif. Menurutnya, ini menjadi evaluasi dari pertandingan kontra Southampton. “Kami terlalu pasif, tidak cukup agresif. Itu tidak seperti kami,” jelasnya kepada BT Sport.

Penjaga gawang Leicester, Kasper Schmeichel sementara itu meminta rekan-rekannya tetap rendah hati. Kiper Denmark itu menegaskan jalan mereka masih sangat panjang. “Saya tidak melihat ke klasemen. Itu tidak berarti apa-apa pada tahap ini. Kita akan lihat ketika sampai pada akhir musim,” tegasnya.

James Maddison di BT Sport mengingatkan hal sama. Menurutnya, mereka tidak boleh mengulang kesalahan musim lalu ketika tergelincir dari empat besar di pekan terakhir. “Tahun lalu kami mereda di tahun baru sehingga beberapa bulan ke depan akan sulit,” ujarnya.

Tidak ada masalah cedera baru dan sanksi pemain di kedua kubu. Dengan demikian, kedua tim kemungkinan akan turun dengan starting-XI yang relatif sama dengan laga sebelumnya. Di kubu Leicester, mereka masih akan mengandalkan Jamie Vardy dan Maddison. Sedangkan Chelsea bisa terus memainkan Mason Mount dan Hakim Ziyech. (amr)

Prakiraan Pemain

Leicester City (4-1-4-1): Schmeichel; Castagne, Fofana, Evans, Justin; Albrighton; Tielemans, Ndidi, Maddison, Barnes; Vardy

Chelsea (4-3-3): Mendy; James, Zouma, Thiago, Chilwell; Havertz, Kante, Mount; Ziyech, Giroud, Odoi

Head to head

28/06/20 Leicester City 0-1 Chelsea

01/02/20 Leicester City 1-1 Chelsea

18/08/19 Chelsea 1-1 Leicester City

12/05/19 Leicester City 0-0 Chelsea

22/12/18 Chelsea 0-1 Leicester City

Lima pertandingan terakhir Leicester City

16/01/21 Leicester City 2-0 Southampton

09/01/21 Stoke City 0-4 Leicester City

03/01/21 Newcastle United 1-2 Leicester City

28/12/20 Crystal Palace 1-1 Leicester City

26/12/20 Leicester City 2-2 Manchester United

Lima pertandingan terakhir Chelsea

17/01/21 Fulham 0-1 Chelsea

10/01/21 Chelsea 4-0 Morecambe

03/01/21 Chelsea 1-3 Manchester City

28/12/20 Chelsea 1-1 Aston Villa

26/12/20 Arsenal 3-1 Chelsea

Key Players

Top Goals

Jamie  Vardy: 11

Harvey Barnes: 6

James Maddison: 5

Youri Tielemans: 4

Timothy Castagne: 1

Top Assists

Jamie Vardy: 5

Youri Tielemans: 2

James Maddison: 2

Timothy Castagne: 2

Cengiz Ünder: 2

Chelsea

Top Goals

Tammy Abraham: 6

Kurt Zouma: 4

Timo Werner: 4

Jorginho: 3

Olivier Giroud: 3

Top Assists

Timo Werner: 4

Ben Chilwell: 4

Mason Mount: 3

Hakim Ziyech: 3

Reece James: 2

Statistik Brendad Rodgers di Leicester City

Pertandingan: 84

Menang: 46

Imbang: 14

Kalah: 24

Statistik Frank Lampard di Chelsea

Pertandingan: 82

Menang: 43

Imbang: 15

Kalah: 24

Head to head

Pertandingan: 3

Rodgers menang: 0

Lampard menang: 1

Imbang: 2

Head to head bintang

Jamie Vardy

Posisi: Penyerang

Usia: 34 tahun

Tinggi: 179 cm

Berat: 74 kg

Main: 17

Menit bermain: 1.394     menit

Gol: 11

Assist: 5

Kartu kuning: 1

Kartu merah: 0

Rata-rata tembakan per laga: 2,6

Akurasi umpan: 64,5%

Man of the match: 3

Rating: 7,20

Mason Mount

Posisi: Gelandang serang

Usia: 22 tahun

Tinggi: 177 cm

Berat: 70 kg

Main: 17

Menit bermain: 1.440     menit

Gol: 2

Assist: 3

Kartu kuning: 2

Kartu merah: 0

Rata-rata tembakan per laga: 2

Akurasi umpan: 80%

Man of the match: 3

Rating: 7,42

Komentar


VIDEO TERKINI