Selamat Setelah Dua Belas Jam Terjebak di Reruntuhan

Selasa, 19 Januari 2021 17:17

H Sabar korban gempa di Mamuju yang selamat setelah tertimbun reruntuhan. Foto Ilham Wasi/Fajar

Bahkan, saat mau diselamatkan, kaki ayahnya saat itu terjepit direkomendasikan agar diamputasi, tetapi dia menolak. Pelbagai cara pun dilakukan tim penyelamat hingga akhirnya ayahnya selamat. “Karena saya pikir, saya bisa selamatkan orang tua saya dengan utuh kakinya. Tolong diluruskan ini juga, karena ada yang bilang ada delapan yang meninggal. Yang benar itu hanya lima. Saudara saya tiga dan kemanakan saya dua,” ungkap pria yang juga adik Sapriadi ini.

Sabar merupakan salah satu korban gempa yang selamat dan rumahnya yang rusak parah. Di daerah lain, seperti di Malunda, Kabupaten Majene, juga ada Tasmin. Lelaki 43 tahun ini, juga kehilangan rumah yang baru dibangun setahun lalu itu. Dindingnya hancur dan tersisa adalah atap. Akan tetapi, dia bersyukur, istri dan ketiga anaknya yang bis dia selamatkan. (*)

Komentar


VIDEO TERKINI