Terhasut Propaganda Donald Trump, FBI Tangkap 3 Rakyat AS

Selasa, 19 Januari 2021 15:22

Pendukung Presiden Donald Trump memanjat dinding Gedung Capitol saat protes terhadap pengesahan hasil pemilihan presiden Amerika Serikat oleh Kongres di Washington, Rabu (6/1). (REUTERS/STEPHANIE KEITH)

FAJAR.CO.ID, NEW YORK – FBI telah menangkap seorang pensiunan petugas pemadam kebakaran, seorang mahasiswa mode, dan seorang pria dari Iowa terkait penyerbuan Gedung Capitol Amerika Serikat.

Nicolas Moncada, mahasiswa berusia 20 tahun di Fashion Institute of Technology, ditangkap di rumahnya di Staten Island, New York, Senin (18/1).

Menurut media lokal, pihak universitas telah berbagi informasi dengan FBI tentang unggahan media sosial yang menunjukkan Moncada berada di Capitol saat insiden kerusuhan yang telah mencoreng citra Amerika Serikat sebagai negara demokrasi.

FBI juga menangkap Thomas Sweeney, 53, seorang pensiunan Departemen Pemadam Kebakaran New York atas tuduhan yang sama. Pria itu telah didakwa, tetapi tidak ditahan.

Di Iowa, masih pada hari yang sama, aparat menangkap Leo Kelly setelah wawancara video yang diunggah dalam jaringan internet menggambarkan dia sebagai salah satu orang-orang pertama yang mendobrak gedung Capitol dan masuk ke dalam dengan lusinan lainnya.

Warga Cedar Rapids itu menghadapi tuduhan menerobos masuk suatu tempat dengan cara melanggar hukum dan tuduhan bertindak tidak tertib.

Seperti diketahui, ribuan orang merangsek gedung Capitol AS pada 6 Januari dengan tujuan mencoba mencegah Kongres mengesahkan kemenangan politisi Demokrat Joe Biden atas Presiden Donald Trump dari Partai Republik.

Insiden memalukan tersebut merupakan buah dari propaganda yang disuarakan Donald Trump dan sekutunya selama berbulan-bulan untuk mendiskreditkan hasil pemilu AS.

Komentar