16,7 Juta Penerima Bansos Disebut Fiktif, Politisi Demokrat: Mohon Jelaskan Mensos Bu Risma!

Rabu, 20 Januari 2021 08:30

Wednesday, 20 January 2021 | 04:00 WIB 16,7 Juta Penerima Bansos Disebut Fiktif, Politisi Demokrat: Mohon Jelaskan Bu Risma!Nasional IKROR Menteri Sosial Tri Rismaharini. Foto Kemensos Menteri Sosial Tri Rismaharini. Foto Kemensos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Politisi Demokrat Benny K Harman meminta Mensos Tri Rismaharini menjelaskan info yang beredar tentang 16,7 juta penerima bansos fiktif dan tidak ada NIK.

Informasi mengenai 16,7 juta penerima bansos yang diduga tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) ini diminta dijelaskan secara gamblang oleh Menteri Sosial RI Tri Rismaharini ke publik.

“Mensos Ibu Risma yang terhormat, mohon jelaskan terbuka informasi beredar luas tentang 16,7 juta penerima bansos fiktif, tidak ada NIK,” tegas Benny Kabur Harman di akun Twitternya, Selasa (19/1).

Menurutnya, pengusutan oleh pemerintah wajib dilakukan agar persoalan tersebut tak menjadi gaduh.

Bila hal tersebut dibiarkan begitu saja, ia khawatir polemik yang telah sampai ke telinga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut akan menjadi persoalan baru.

“Kalau tidak, ini bakal menjadi skandal besar yang meledak awal tahun. Ingat, protes menurunkan pemimpin antara lain karena pusaran korupsi sekitar istana. Liberte!” jelasnya.

Temuan tersebut sebelumnya juga sudah disampaikan KPK saat bertemu dengan Tri Rismaharini usai dilantik menggantikan Mensos Juliari P Batubara yang tersandung korupsi bansos Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, KPK mendesak Kemensos memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi basis data penerima bantuan sosial atau bansos.

“KPK menemukan 16,7 juta orang tidak ada NIK tapi ada di DTKS yang isinya ada 97 juta individu, tapi 16 juta itu tidak yakin ada atau tidak orangnya,” jelas Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, Senin lalu (11/1/21).

Komentar