Afirmasi Pendidikan Pesantren, Santri hingga Pendidik Dapat Bantuan

Rabu, 20 Januari 2021 11:05

Yaqut Cholil Qoumas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan komitmennya untuk memberikan afirmasi terhadap pendidikan pesantren.

Tahun 2021, Kemenag telah menyiapkan sejumlah program untuk membantu penyelenggaraan pendidikan pesantren.

“Sejumlah program afirmasi pesantren sudah kita siapkan di 2021. Kami menyebutnya sebagai program penguatan dan pengembangan pesantren,” ujar Menag Yaqut, di Jakarta, Rabu (19/1/2021).

“Program ini mencakup aspek akademik, kelembagaan, SDM, bahkan bantuan sarana prasarana,” sambungnya.

Penguatan SDM, kata Menag Yaqut, antara lain akan dilakukan dengan memberikan program afirmasi bagi peningkatan kualifikasi akademik pengajar pesantren, khususnya Ma’had Aly.

“Kami akan memberikan beasiswa pascasarjana bagi para dosen Ma’had Aly,” jelasnya.

Afirmasi lainnya adalah pendampingan program sertifikasi bagi ustadz pesantren. Utamanya mereka yang mengajar di Ma’had Aly, Diniyah formal, dan Mu’adalah.

“Kami menargetkan ada 6.000 tenaga pendidik pesantren yang bisa menerima manfaat beasiswa atau sertifikasi ini,” kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Penguatan SDM, lanjut Menag, akan berdampak juga pada aspek penguatan kelembagaan pesantren.

Dia menyebutkan, Kemenag akan melakukan pendampingan terhadap proses akreditasi Ma’had Aly hingga sampai pada tingkat Mumtaz atau “A”.

Untuk diketahui, saat ini ada 60 Ma’had Aly di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 52 di antaranya sudah terakreditasi, baik Maqbul (C), Jayyid (B), atau Mumtaz (A).

Komentar