Banjir Bandang Puncak Bogor, Wakil Bupati: Dua Minggu yang Lalu Curug Cisampay Longsor

Rabu, 20 Januari 2021 11:45

Tumpukan kayu dan bambu berukuran besar berserakan di lokasi banjir bandang Gunung Mas, Puncak Bogor. Foto: Adi/PojokBogor.com

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Usai Gunung Mas, Puncak Bogor, dilanda dua kali banjir bandang pada Selasa (19/1) kemarin, sejumlah kayu dan bambu dengan ukuran besar berserakan.

Utamanya di Kampung Dulang RT 02 RW 03, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Diduga, kayu dan bambu itulah yang menyebabkab banjir bandang pada pagi dan siang kemarin.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyatakan, tidak jauh dari lokasi banjir bandang, memang terdapat hutan.

Akan tetapi, ia membantah bahwa telah terjadi penebangan liar di kawasan hutan tersebut.

“Itu karena durasinya airnya yang cukup kuat. Terus dua minggu yang lalu di sana ada curug Cisampay longsor,” ujarnya kepada PojokBogor.com, Rabu (20/1/2021).

Dari longsoran itu, sambungnya, menyisakan tumpukan material tanah dan kayu.

“Hujan kemarin 24 jam non stop. Akhirnya tidak kuat nahan debit air yang tinggi,” sambungnya.

Sementara, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Budi Pranowo menyebut, luapan air Kali Cisampay terjadi sejak Selasa pukul 04.00 WIB.

Luapan air kemudian menyapu sekitar Kali Cisampay hingga memasuki kawasan Agro Wisata Gunung Mas.

“Hujan dari Senin malam itu di kawasan Puncak. Masyarakat juga langsung berlarian mencari tempat aman,” kata Budi.

Sampai saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendataan kerugian materi akibat banjir bandang tersebut.

Komentar