Bendungan Bili-Bili Kondusif, Masyarakat Jangan Mudah Percaya Kabar Hoaks

Rabu, 20 Januari 2021 10:45

Bendungan Bili-bili

FAJAR.CO.ID, GOWA — Ketinggian air di Bendungan Bili-Bili dilaporkan masih dalam batas aman dan terkendali. Bendungan yang terletak di perbatasan Kecamatan Bontomarannu-Parangloe itu selalu menjadi atensi jika curah hujan tinggi mengguyur Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Balai Besar Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Bili-bili, Kabupaten Gowa dalam laporannya yang diterima fajar.co.id, pada Rabu (20/1/2021) pukul 07.00 Wita elevasi waduk mencapai 98:14 mdpl (elevasi normal +99.50 mdpl). Angka ini terbilang masih dibawah normal.

Padahal kemarin, Selasa 19 Januari pukul 14.15 Wita, beredar informasi dari pesan berantai bahwa pihak Bili-bili akan menambah pembukaan pintu pelimpah dari 60 cm menjadi 70 cm. Kabar ini dipastikan hoaks.

Hal ini diterangkan salah seorang petugas di BBWS Pompengan bahwa hal tersebut hoaks. Menurutnya yang dibuka tutup itu untuk pelimpah agar permukaan air tetap dibawah normal.

Menurutnya, saat ini elevasi Bili-Bili baru sekitar 98:14 mdpl, sedangkan untuk ambang batas pembukaan pintu air, ketika permukaan air mencapai elevasi +100 Mdpl.

Masyarakat di kota Makassar dan Kabupaten Gowa diminta tidak terpengaruh dengan berita bohong soal bendungan Bili-bili. Faktanya hingga pagi ini debit air cekdam masih di bawah batas normal.

Beredarnya informasi keliru soal meluapnya bendungan Bili-bili bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Gowa tidak percaya kabar yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.

“Masih jauh dari ketinggian untuk mencapai level normal,” tegas Nurdin Abdullah seraya meminta warga tak khawatir berlebih, apalagi sampai terpengaruh kabar hoaks yang beredar. (endra/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI