Dinas Sosial Beri Trauma Healing Anak-anak Korban Gempa Sulbar

Rabu, 20 Januari 2021 21:41

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menemui pengungsi gempa Sulbar. (Dok. Humas Sulsel)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan dua tempat untuk menampung para pengungsi korban gempa Sulbar. Selain di Asrama Haji Sudiang, juga di UPT Inang Matutu, Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Kota Makassar.

Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Gemala Faiza mengatakan sejak hari Minggu kemarin, pengungsi Sulbar terus berdatangan ke Makassar. Mayoritas mereka memiliki keluarga di Makassar atau juga berasal dari perantauan pulau Jawa.

“Sampai hari ini pengungsi bertambah terus. Untuk posisi sore ini UPT Inang Matutu itu ada 84 orang karena sudah ada yang pulang ke Surabaya secara mandiri menggunakan biaya sendiri. Di Asrama Sudiang juga ada puluhan orang. Setiap pengungsi yang datang, kita lakukan assesment,” terangnya saat ditemui di UPT Inang Matutu, Rabu (20/1/2021).

Awalnya para pengungsi ditampung di kantor Dissos Sulsel. Namun melihat trauma mendalam, utamanya anak-anak korban gempa, maka pihaknya memutuskan untuk memindahkan tempat penampungan di UPT Inang Matutu.

“Kita melihat rata-rata masih ada anak-anak yang mengalami trauma, sementara di Inang Matutu ada fasilitas lengkap untuk anak-anak, ada permainan edukatifnya, ada tim psychosnya yang bisa memberikan trauma healing baik kepada orang dewasa maupun kepada anak-anak,” ungkapnya.

Untuk mencegah penularan virus Covid-19 di lokasi penampungan, Dinas Kesehatan menyiapkan rapid antigen gratis. Bagi yang hasilnya negatif diperbolehkan menempati penampungan, sebaliknya jika positif maka akan dirujuk ke hotel tempat isolasi mandiri ataupun rumah sakit bagi yang bergejala. Kesemuanya ditanggung oleh Pemprov Sulsel.

Bagikan berita ini:
6
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar