Jadi Anggota Polri Usai Lulus SMA, Simak Perjalanan Karier Listyo Sigit Prabowo

Rabu, 20 Januari 2021 19:18

Listyo Sigit Prabowo

FAJAR.CO.ID — Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebentar lagi menjabat sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Pol Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

Itu setelah Jenderal bintang tiga Polri itu menjalani fit and proper test di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2021). Komisi III pun secara aklamasi resmi menyetujui pengangkatannya.

Karier sosok yang akrab disapa Sigit ini memulai karier di kepolisian berbekal ijazah SMA pada 1988. Dia mendaftar pendidikan profesi calon Bhayangkara Negara.

Ia kemudian menuntaskan pendidikan di Akademi Kepolisian pada 12 Desember 1991.

Pria kelahiran Ambon 5 Mei 1969 itu kemudian memulai jabatannya sebagai Perwira Samapta di Polres Metro Tangerang hingga 1992.

Setahun berikutnya, pada 1993, Sigit dipromosikan sebagai Kepala Unit II Satuan Reserse Kriminal di Polres yang sama.

Sigit kemudian kembali ke Akademi Kepolisian sebagai Komandan Peleton dan Komandan Kompi Taruna Akpol pada 1995.

Kemudian pada 1998, Sigit dipromosikan menjadi Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Metro Tangerang, tempat ia kali pertama memulai karier.

Di sela-sela perjalanan kariernya, Sigit juga menjalani sejumlah pendidikan dan latihan internal Polri.

Seperti Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian pada Desember 1998 dan 2008, juga siswa Sespim Polri pada 2006.

Karier Sigit terus menanjak. Terlebih saat itu dipercaya menjabat sebagai Kapolres Pati, Jawa Tengah pada 17 Oktober 2009.

Sekitar setahun kemudian, ia diamanati jabatan sebagai Wakapolrestabes Semarang, Jawa tengah, pada 4 Oktober 2010.

Tak butuh lama, beberapa bulan kemudian, Sigit didapuk menjadi Kapolresta Surakarta, Jawa Tengah pada 1 April 2011.

Tiga melati di pundak alias pangkat Komisaris Besar (Kombes) pun didapatnya saat ia kembali ditarik ke Jakarta sebagai Asubdit II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, pada 26 Januari 2012.

Pada 30 Mei 2013, Sigit didapuk sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.

Sigit kemudian dipertemukan kembali dengan Joko Widodo pada 2014-2016 sebagai ajudan Presiden.

Itu adalah kali kedua, Sigit dan Jokowi bersua. Sebelumnya, keduanya menjadi partner di Surakarta.

Kala itu, Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Sedangkan Sigit menjabat sebagai Kapolres Surakarta.

Sejak saat itu, karier Listyo terus melejit dengan satu bintang di pundaknya.

Ia mendapat promosi jabatan sebagai Kapolda Banten pada 2016.

Sigit pun hanya butuh dua tahun untuk bisa menambah satu lagi bintang di pundaknya alias Inspektur Jenderal Polisi (Irjen).

Tepatnya pada 13 Agustus 2018 di mana ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri.

Karier Komjen Listyo makin benderang saat seniornya Jenderal Idham Azis menjabat sebagai Kapolri.

Ia dipercaya sebagai Kabareskrim Polri semenjak 5 Desember 2019. Dengan jabatan ini, kini ada tiga bintang di pundaknya.

Puncaknya adalah ketika Presiden Jokowi mengirimkan Surat Presiden ke DPR RI.

Tepatnya pada Rabu 13 Januari 2021.

Surpres bernomor: R-02/Pres/01/2021 tersebut dikirimkan Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.

Dalam surpres tersebut, hanya menyebutkan nama sosok yang kini menjabat sebagai Kabareskrim Polri saja.

Lalu hari ini, Rabu 29 Januari 2021, Komisi III DPR RI secara aklamasi menyetujui Komjen Pol Listyo Sigit Prabaowo sebagai Kapolri.

Kini, ia tinggal menunggu Rapat Paripurna DPR RI untuk pengesahan.

Selanjutnya, Listyo hanya menunggu waktu untuk dilantik menjadi Kapolri yang baru menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis. (pojoksatu)

Bagikan berita ini:
9
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar