Komentari Pernyataan Pandji Soal FPI, Ferdinand: Itu Konyol

Rabu, 20 Januari 2021 19:58

Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. (@FerdinandHaean3/Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pernyataan Pandji Pragiwaksono yang membandingkan ormas Front Pembela Islam (FPI) dengan Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) menui pro dan kontra.

Politikus Ferdinand Hutahaean menyebut apa yang diungkapkan Pandji chanel YouTubenya, Rabu (20/1) tidak sesuai fakta.

“Bahhh..!! Panji ini koq bisa berpendapat tidak sesuai fakta? NU dan Muhamadiyah adalah organisasi yang sudah mengakar dan hidup di keseharian masyarakat kita. Selalu ada dan tak pernah jauh dari rakyat,” katanya dikutip dari akun Twitternya, Rabu (20/1/2021).

Mantan kader Partai Demokrat itu menyebutkan membandingkan ormas besutan Habib Rizieq Shihab yang telah dibekukan dengan dua ormas Islam itu adalah sebuah kekonyolan.

“Membandingkan NU dan Muhamadiyah dengan FPI itu konyol,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pandji Pragiwaksono menilai langkah pemerintah membubarkan organisasi FPI, bukan langkah yang tepat. Sebab akan muncul para simpatisan FPI ini dengan bentukan ormas yang berbeda.

“Ngebubarin itu percuma, karena nanti akan ada yang lain lagi, Front Pejuang Islam atau lainnya. Ngebubarin percuma kaya nutup situs bokep, entar juga kebuka lagi ga ada hujungnya gitu,” ujar Pandji ketika berdiskusi secara virtual dengan dua mantan anggota FPI, seperti dilansir dari chanel YouTubenya, Rabu (20/1).

Pandji Pragiwaksono mengatakan, di masyarakat ada banyak para simpatisan FPI. Terlebih lagi di kalangan bawah. Itu karena FPI selalu ada ketika masyarakat kalangan bawah meminta bantuan. Menurut Pandji Pragiwaksono, pendapat itu dia dengar dari Sosiolog Thamrin Amal Tomagola.

Bagikan berita ini:
10
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar