Pengungsi Gempa Sulbar Masih Trauma

Rabu, 20 Januari 2021 15:10

Pengungsi Gempa Sulbar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Salah satu pengungsi gempa Sulbar yang tiba di Makassar, Thamrin mengaku tidak bersedia untuk melakukan rapid antigen seperti yang instruksikan Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Menurut Thamrin, kondisinya saat ini belum stabil. Masih trauma akibat gempa yang terjadi minggu lalu. Belum lagi memikirkan hasil rapid antigen yang bisa menurunkan imun.

“Tidak perlu, karena kita trauma,” ujar warga Kecamatan Malunda, Majene itu saat ditemui, Rabu (20/1/2021).

Apalagi lanjut Thamrin, dirinya bersama pengungsi yang lain tidak sedang berwisata ke Makassar. Melainkan menyelamatkan diri dari bencana. Sehingga rapid antigen tidak perlu dilakukan.

“Kalau dibutuhkan itu, bisa saja. Yang begitu kan, kita inikan pengungsi. Yang mau berwisata mungkin,” tuturnya.

Thamrin bersama 20 orang lainnya terpaksa mengungsi ke Makassar sebab rumahnya rata dengan tanah akibat gempa berkekuatan magnitudo 6.2 beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menegaskan kepada korban gempa Sulbar yang hendak mengungsi ke Makassar harus men jalani penjaringan dengan melakukan rapid antigen.

Bagikan berita ini:
2
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar