Supriansa Ultimatum Calon Kapolri Wujudkan Keadilan untuk Masyarakat Kecil

Rabu, 20 Januari 2021 13:45

Supriansa Ultimatum Calon Kapolri Wujudkan Keadilan untuk Masyarakat Kecil

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa memberi perhatian khusus terhadap sejumlah kasus hukum yang mengusik rasa keadilan masyarakat. Salah satunya yang terjadi di kampung halamannya, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Tiga petani asal Ale Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng diseret ke kursi pesakitan atas tuduhan menebang pohon jati dalam kawasan hutan tanpa izin pejabat berwenang. Salah satu petani bernama Natu mengaku cuma menebang pohon jati yang ia tanam sendiri di kebunnya, yang tak jauh dari kediamannya, pada Februari 2020 lalu.

Menurut Supriansa, persoalan yang sejatinya masih bisa dinegosiasi atau dibicarakan secara kekeluargaan, apalagi yang itu menimpa masyarakat kecil, tak perlu diproses secara hukum.

Sorotan ini diungkapkan Mantan Wakil Bupati Soppeng itu di hadapan calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di hadapan pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI, Rabu (20/1/2021).

“Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan dimana kotanya banyak masuk kawasan hutan. Baru-baru ini ada orang yang menanam cabe di pinggir rumahnya, orang itu kemudian ditangkap polisi dan diproses hukum. Lalu ada tiga petani yang diperhadapkan dengan hukum dan duduk di kursi pesakitan,” papar Supriansa memulai argumennya.

Komentar


VIDEO TERKINI