102 Korban Dievakuasi ke Malang dan Solo, 65 ke Makassar

Kamis, 21 Januari 2021 15:45

VAKUASI KORBAN. Kas Koopsau II Marsma TNI Widyargo Ikoputra, Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Hendrikus Haris Hariyanto, beserta tim terkait melepas keberangkatan korban gempa Mamuju menuju Malang dan Solo.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Evakuasi terhadap korban gempa Mamuju ke luar dari Sulbar, terus dilakukan.

Teranyar, Kamis (21/1/2021), Pesawat Angkut milik TNI AU C-130 Hercules A-1330, yang diterbangkan Kapten Pnb Rickson, lepas landas dari Lanud Sultan Hasanuddin menuju Malang dan Solo, dengan membawa 102 korban.

Acara pelepasan dilaksanakan di Apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin yang diikuti Kepala Staf (Kas) Koopsau II Marsma TNI Widyargo Ikoputra, Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Hendrikus Haris Hariyanto, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan beberapa pejabat lainnya, baik militer maupun sipil.

Ke-102 korban yang dievakuasi tersebut, masing-masing; 54 orang tujuan Solo dan 48 orang tujuan Malang.

Pengungsi ini sebelumnya telah dievakuasi dari Mamuju kemudian transit di Makassar dan menginap di Asrama Haji Sudiang Makassar.

Para pengungsi meninggalkan Asrama haji Sudiang menuju Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin dengan menggunakan Kendaraan Bus Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan.

Setelah sampai di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, para pengungsi sebelum berangkat dilaksanakan rapid antigen dan PCR, sebagai protokol kesehatan sebelum gunakan pesawat terbang, yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Rumkit Lanud Sultan Hasanuddin dr. Dody Sarjoto.

Usai rapid antigen dan PCR, para pengungsi bergeser dari Base Ops menuju Apron Galaktika untuk melaksanakan boarding, selanjutnya pesawat lepas landas dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Lanud Abd Saleh Malang dan Lanud Adi Soemarmo Solo.

Komentar